Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Modul Ajar I CP 046 Mata Pelajaran INFORMATIKA kelas 10 SMA/SMK/MA TA 2026-2027

 

MODUL AJAR

(Nama Mapel)

 

 

Disusun Oleh:

……………………..

FASE .. / KELAS ..

 

 

( Nama Sekolah )

TAHUN AJARAN ……. - ……


 

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

INFORMATIKA

KELAS 10 FASE E

 

IDENTITAS

Komponen

Keterangan

Penyusun

..........................................

Instansi

SMA/SMK/MA ....................................

Tahun Penyusunan

2026/2027

Jenjang Sekolah

SMA/SMK/MA

Mata Pelajaran

Informatika

Fase / Kelas / Semester

E / X (Sepuluh) / I (Ganjil)

Bab

Bab 1 - Data, Informasi, dan Validasinya

Materi Pokok

Pencarian dengan Banyak Variabel, Koleksi Data, Ekosistem Periksa Fakta, Evaluasi Data dan Sumbernya.

Alokasi Waktu

8 Pertemuan (8 x 3 JP x 45 Menit = 24 JP)

IDENTIFIKASI

Komponen

Deskripsi

Kesiapan murid

Sudah memahami : murid secara umum mampu menggunakan internet dasar untuk melakukan pencarian informasi dan mengenali ragam aplikasi secara umum.

 

Belum memahami : murid belum sepenuhnya mampu memformulasikan pencarian data dengan variabel ganda secara spesifik, belum memahami siklus koleksi data otomatis, dan belum terbiasa mengevaluasi serta memvalidasi kebenaran informasi (periksa fakta) untuk menghindari hoaks.

Karakteristik Materi Pelajaran

Materi Bab 1 berfokus pada kemampuan analitis dan literasi digital. Pengalaman mengajar ini menuntut ketelitian, kemampuan logika dalam menyaring data, dan pemahaman tentang aspek privasi serta keamanan informasi di dunia digital.

Dimensi Profil Lulusan

DPL 1 Keimanan & Ketakwaan

 

DPL 2 Kewargaan (Mengenali ekosistem digital secara sehat dan anti-hoaks saat berinteraksi di internet)

 

DPL 3 Penalaran Kritis (Menganalisis dan mengevaluasi validitas sumber data serta informasi secara objektif)

 

DPL 4 Kreativitas

 

DPL 5 Kolaborasi (Bekerja sama dengan teman sebaya dalam kegiatan pengumpulan data dan proyek periksa fakta)

 

DPL 6 Kemandirian (Secara mandiri melakukan riset, mengelola pencarian, dan bertanggung jawab atas pengelolaan data)

 

DPL 7 Kesehatan

 

DPL 8 Komunikasi

DESAIN PEMBELAJARAN

Komponen

Keterangan

Capaian Pembelajaran (CP)

Analisis Data: Mengumpulkan data otomatis, memodelkan, dan menerapkan siklus pengolahan data untuk menghasilkan informasi bernilai secara logis.

 

Literasi Digital: Memanfaatkan aplikasi, memahami sistem komputer dan jaringan, keamanan siber, serta etika, privasi, dan dampak sosial TIK.

Lintas Disiplin Ilmu

Sosiologi (Menganalisis dampak sosial media dan penyebaran informasi di masyarakat) dan Bahasa Indonesia (Literasi membaca, menelaah teks berita, dan penalaran logika bahasa).

Tujuan Pembelajaran (TP)

1.1 murid mampu mengumpulkan data secara otomatis dari berbagai sumber dan memodelkan data dengan banyak variabel secara terstruktur.

 

1.2 murid mampu menerapkan aspek privasi, memvalidasi sumber data pada ekosistem periksa fakta, serta mengevaluasi informasi agar bernilai secara logis.

Topik Pembelajaran

1. Pencarian dengan Banyak Variabel.

 

2. Koleksi Data Terstruktur dan Otomatis.

 

3. Ekosistem Periksa Fakta.

 

4. Evaluasi Data dan Sumbernya.

 

5. Aspek Privasi dan Etika Digital.

 

6. Proyek Verifikasi Informasi Digital.

Praktik Pedagogis

Model Pembelajaran: Discovery Learning, Inquiry Learning, Problem Based Learning (PBL), dan Project Based Learning (PjBL).

 

Pendekatan: Deep Learning (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan).

 

Metode Pembelajaran: Observasi digital, diskusi kelompok, simulasi pencarian, dan unjuk kerja proyek.

Kemitraan Pembelajaran

Budaya sekolah aman dan nyaman: Laboratorium Komputer atau perpustakaan digital sebagai tempat eksplorasi data.

 

Kemitraan Profesional: Guru Bimbingan Konseling (terkait etika digital) atau ahli IT setempat.

 

Mitra Digital: Portal berita resmi, mesin pencari, tools Fact-Checking.

 

Partisipasi semesta pendidikan bermutu (PSPB): Orang tua mendampingi diskusi tentang penggunaan gawai dan literasi media di rumah.

Lingkungan Pembelajaran

Ruang Fisik: Ruang kelas yang dikondisikan untuk diskusi, Lab Komputer.

 

Ruang Virtual: Grup kelas/LMS untuk berbagi referensi teks berita digital.

 

Budaya Belajar: Objektif, analitis, kritis terhadap informasi, dan menghargai privasi data.

Pemanfaatan Digital

Proyektor/LCD: Menayangkan contoh kasus hoaks dan simulasi pencarian.

 

Video YouTube: Tayangan dokumenter literasi digital.

 

Aplikasi: Web browser, Spreadsheet (untuk koleksi data), dan Reverse Image Search.

 

PENGALAMAN BELAJAR

Pertemuan Ke-1

Model Pembelajaran: Discovery Learning

Metode: Diskusi, Demonstrasi, Eksplorasi

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 1.1 (murid mampu mengumpulkan data dengan banyak variabel secara terstruktur - Fokus: Pencarian Banyak Variabel)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa, presensi, dan pengecekan budaya sekolah aman dan nyaman.

 

2. Menggembirakan: Guru mengadakan mini-kuis "Siapa Cepat Dia Dapat" mencari informasi paling spesifik di mesin pencari menggunakan gawai masing-masing.

 

3. Berkesadaran: Guru mengajak murid menyadari pentingnya ketelitian dalam menyaring jutaan informasi di internet.

 

4. Bermakna: Kemampuan pencarian spesifik akan sangat membantu murid saat menyusun riset data di dunia nyata.

 

5. Penyampaian tujuan (Pencarian dengan banyak variabel).

INTI

100 MENIT

Memahami

 

1. Sintaks 1: Stimulus: Guru (Aktivitas Guru) mendemonstrasikan perbedaan hasil pencarian umum dengan pencarian menggunakan operator khusus (AND, OR, tanda kutip, filetype).

 

2. Sintaks 2: Identifikasi Masalah: murid (Aktivitas murid) mengidentifikasi penyebab hasil pencarian bisa lebih presisi. (Dimensi: Penalaran Kritis)

 

Mengaplikasikan

 

3. Sintaks 3: Pengumpulan Data: Secara berpasangan, murid diberikan tantangan mencari dokumen spesifik menggunakan operator logika.

 

4. Sintaks 4: Pengolahan Data: murid mencatat formula pencarian yang terbukti efektif ke dalam lembar kerja.

 

Merefleksi

 

5. Sintaks 5: Pembuktian & Menarik Kesimpulan: murid mempresentasikan temuan formula pencarian mereka. Guru memberikan penguatan sebagai bagian dari proses memuliakan murid.

PENUTUP

20 MENIT

1. Kesimpulan pengalaman mengajar hari ini tentang pencarian variabel.

 

2. Penyampaian topik fasilitasi belajar berikutnya (Koleksi Data).

 

3. Doa penutup.

Pertemuan Ke-2

Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)

Metode: Eksplorasi Data, Praktik Mandiri

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 1.1 (Fokus: Koleksi Data Terstruktur)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan presensi untuk membangun budaya sekolah aman dan nyaman.

 

2. Menggembirakan: Menampilkan visualisasi data yang berantakan vs data yang rapi dalam spreadsheet.

 

3. Berkesadaran: murid merenungkan bahwa data yang berserakan sulit dipahami jika tidak dikumpulkan secara terstruktur.

 

4. Bermakna: Menyadari bahwa pengelolaan data adalah keterampilan penting di era digital.

 

5. Penyampaian tujuan (Koleksi data otomatis dan terstruktur).

INTI

100 MENIT

Memahami

 

1. Sintaks 1: Orientasi murid pada masalah: Guru menyajikan masalah tentang data survei yang tersebar dan butuh dikoleksi dalam satu format.

 

Mengaplikasikan

 

2. Sintaks 2: Mengorganisasikan murid: murid dibagi dalam kelompok (Dimensi: Kolaborasi) untuk merancang form koleksi data.

 

3. Sintaks 3: Membimbing penyelidikan: murid melakukan praktik penggunaan form digital (Google Forms / Spreadsheet) untuk mengumpulkan data bervariabel ganda secara otomatis.

 

Merefleksi

 

4. Sintaks 4: Mengembangkan dan menyajikan karya: Kelompok menampilkan hasil spreadsheet koleksi data mereka.

 

5. Sintaks 5: Evaluasi proses: Guru bersama murid mengevaluasi pentingnya tipe data yang konsisten. (Dimensi: Kemandirian)

PENUTUP

20 MENIT

1. murid melakukan refleksi atas perkembangan murid hari ini.

 

2. Doa penutup.

Pertemuan Ke-3

Model Pembelajaran: Inquiry Learning

Metode: Tanya Jawab, Studi Kasus

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 1.2 (Fokus: Ekosistem Periksa Fakta)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan presensi.

 

2. Menggembirakan: Memutar video viral pendek, lalu bertanya: "Apakah kalian percaya ini 100% nyata?"

 

3. Berkesadaran: Membangun kesadaran kritis bahwa tidak semua yang ada di internet adalah kebenaran.

 

4. Bermakna: Menjaga diri dari penipuan digital adalah bagian dari kehidupan bermasyarakat. (Dimensi: Kewargaan)

 

5. Menyampaikan tujuan (Mengenal Ekosistem Periksa Fakta).

INTI

100 MENIT

Memahami

 

1. Sintaks 1: Orientasi: Guru memperkenalkan situs-situs fact-checker terpercaya.

 

2. Sintaks 2: Merumuskan masalah: Guru membagikan 3 artikel kontroversial. murid bertanya-tanya mengenai kebenarannya.

 

Mengaplikasikan

 

3. Sintaks 3: Mengajukan hipotesis: murid secara mandiri menebak kebenaran artikel tersebut.

 

4. Sintaks 4: Mengumpulkan data: murid mempraktikkan penggunaan tools periksa fakta untuk mengecek validitas artikel. (Dimensi: Penalaran Kritis)

 

Merefleksi

 

5. Sintaks 5: Menguji hipotesis & Kesimpulan: murid menyimpulkan berita mana yang terbukti hoaks beserta bukti sanggahannya.

PENUTUP

20 MENIT

1. Refleksi mengenai kemudahan terjebak hoaks.

 

2. Penugasan untuk berdiskusi terkait informasi digital di rumah sebagai bentuk partisipasi semesta pendidikan bermutu (PSPB).

Pertemuan Ke-4

Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)

Metode: Diskusi Kelompok, Analisis Kritis

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 1.2 (Fokus: Evaluasi Data dan Sumbernya)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan presensi.

 

2. Menggembirakan: Ice breaking tebak gambar asli vs editing AI.

 

3. Berkesadaran & Bermakna: Menyadari pentingnya mengevaluasi kredibilitas sumber sebelum membagikan informasi (Saring sebelum Sharing).

INTI

100 MENIT

Memahami

 

1. Sintaks 1: Orientasi masalah: Guru menayangkan dua sumber informasi dengan topik sama, satu dari situs resmi, satu dari blog anonim.

 

Mengaplikasikan

 

2. Sintaks 2 & 3: Mengorganisasi & Penyelidikan: Kelompok membedah sumber informasi menggunakan matriks evaluasi kredibilitas 5W+1H. (Dimensi: Penalaran Kritis, Kolaborasi)

 

Merefleksi

 

3. Sintaks 4 & 5: Menyajikan & Evaluasi: murid mempresentasikan hasil evaluasi sumber. Guru memfasilitasi belajar dengan memberikan feedback objektif.

PENUTUP

20 MENIT

1. Menyimpulkan kriteria sumber data yang kredibel.

 

2. Doa penutup.

Pertemuan Ke-5

Model Pembelajaran: Discovery Learning

Metode: Studi Kasus, Ceramah Interaktif

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 1.2 (Fokus: Aspek Privasi Data)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan presensi.

 

2. Menggembirakan: Guru menunjukkan analogi "meninggalkan kunci rumah di pintu depan" dengan "jejak digital".

 

3. Berkesadaran: murid diajak sadar bahwa data pribadi di internet sangat rentan disalahgunakan.

 

4. Bermakna: Menjaga privasi data adalah hak dan perlindungan diri mutlak. (Dimensi: Kemandirian)

INTI

100 MENIT

Memahami

 

1. Sintaks 1: Stimulus: Guru membahas kasus riil kebocoran data pengguna di internet.

 

2. Sintaks 2: Identifikasi Masalah: murid mendaftar jenis data apa saja yang termasuk ranah privasi krusial.

 

Mengaplikasikan

 

3. Sintaks 3: Pengumpulan Data: murid mengeksplorasi pengaturan privasi di gawai masing-masing.

 

4. Sintaks 4: Pengolahan Data: murid mengisi lembar kerja mengenai langkah preventif perlindungan data privasi.

 

Merefleksi

 

5. Sintaks 5: Kesimpulan: Bersama-sama menyimpulkan pentingnya membaca kebijakan privasi (privacy policy) sebuah platform.

PENUTUP

20 MENIT

1. Refleksi mengenai kebiasaan oversharing.

 

2. Doa penutup.

Pertemuan Ke-6

Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL)

Metode: Proyek Kelompok Tahap 1

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 1.1 & 1.2 (Fokus: Desain Proyek Verifikasi Informasi Digital)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan presensi.

 

2. Berkesadaran & Bermakna: Memuliakan murid melalui kemerdekaan memilih topik isu digital yang relevan dan ingin mereka verifikasi.

INTI

100 MENIT

Memahami

 

1. Sintaks 1: Pertanyaan mendasar: Bagaimana cara mengumpulkan, memodelkan, dan memvalidasi sebuah isu yang sedang tren di internet?

 

Mengaplikasikan

 

2. Sintaks 2: Mendesain perencanaan proyek: murid berkelompok menentukan isu, merancang kata kunci pencarian, dan memilih platform pengumpulan data. (Dimensi: Kolaborasi, Penalaran Kritis)

 

3. Sintaks 3: Menyusun jadwal: Kelompok menyusun linimasa kerja periksa fakta.

 

Merefleksi

 

4. Guru memantau rancangan tiap kelompok dan memberikan arahan jika terjadi kebuntuan.

PENUTUP

20 MENIT

1. Memastikan semua kelompok siap untuk tahap eksekusi data pada pertemuan berikutnya.

 

2. Doa penutup.

Pertemuan Ke-7

Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL)

Metode: Proyek Kelompok Tahap 2 & Presentasi

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 1.1 & 1.2 (Fokus: Eksekusi dan Evaluasi Proyek)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan presensi.

 

2. Menggembirakan: Memberi semangat bahwa hari ini kelompok akan berperan layaknya "Detektif Digital".

INTI

100 MENIT

Mengaplikasikan

 

1. Sintaks 4: Memonitor murid: murid melakukan koleksi data otomatis dan memvalidasi isu menggunakan tools ekosistem periksa fakta. Guru mendampingi proses fasilitasi belajar.

 

Merefleksi

 

2. Sintaks 5: Menguji Hasil: murid menyusun kesimpulan akhir (Fakta/Hoaks) dalam bentuk laporan/infografik.

 

3. Sintaks 6: Evaluasi Pengalaman: Presentasi pleno antarkelompok. Kelompok lain memberikan tanggapan. (Dimensi: Kewargaan)

PENUTUP

20 MENIT

1. Kesimpulan besar dari proyek evaluasi data.

 

2. Apresiasi atas perkembangan murid yang telah tercapai.

Pertemuan Ke-8

Model Pembelajaran: Asesmen Sumatif

Metode: Evaluasi Mandiri

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 1.1 & 1.2 (Evaluasi Keseluruhan Bab 1)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan pengondisian budaya sekolah aman dan nyaman.

 

2. Berkesadaran & Bermakna: Asesmen ini bertujuan mengukur perkembangan murid secara objektif, bukan sebagai bentuk kompetisi.

INTI

100 MENIT

Memahami & Mengaplikasikan

 

1. murid mengerjakan instrumen Asesmen Sumatif secara mandiri. (Dimensi: Kemandirian)

 

Merefleksi

 

2. Guru mengawasi pelaksanaan asesmen dengan ramah, tanpa tekanan yang menyerupai disiplin positif yang membebani.

PENUTUP

20 MENIT

1. Pengumpulan instrumen asesmen.

 

2. Refleksi singkat penutup Bab 1.

 

3. Doa penutup.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Komponen

Deskripsi

Asesmen Awal

Dilakukan di awal pertemuan 1 berupa tanya jawab lisan tentang kebiasaan pencarian di internet dan pengalaman terkena hoaks.

Asesmen Formatif

Observasi kegiatan diskusi kelompok, asesmen lembar kerja murid (LKPD) pada ekosistem periksa fakta, dan rubrik asesmen proyek pada pertemuan 6-7.

Asesmen Sumatif

Dilaksanakan pada pertemuan ke-8 berupa tes tertulis (20 Pilihan Ganda dan 5 Uraian/Essai) untuk mengukur perkembangan murid pada TP 1.1 dan 1.2.

Remedial

Diperuntukkan bagi murid yang nilainya di bawah persentase Tuntas.

 

Tindakan: murid tidak diberikan hukuman atau disiplin positif, melainkan diajak melakukan validasi atas sebuah isu sederhana dengan bimbingan intensif dari guru.

Pengayaan

Diperuntukkan bagi murid yang masuk kategori Pengayaan.

 

Tindakan: murid ditantang untuk menyusun poster edukasi literasi digital berdasarkan hasil riset mandiri.

PENUTUP

Demikian Perencanaan Pembelajaran Mendalam mata pelajaran Informatika Fase E (Kelas X) Bab 1 ini disusun sebagai acuan dalam pelaksanaan kurikulum sebagai pengalaman hidup di kelas. Melalui implementasi dokumen ini, diharapkan murid tidak hanya mampu memahami teori analisis data, namun juga mempraktikkan keterampilan observasi logis, ketelitian berliterasi digital, dan objektif dalam periksa fakta. Hal ini bertujuan menumbuhkan kesadaran berteknologi yang selaras dengan nilai-nilai Dimensi Profil Lulusan. Dokumen ini dapat disesuaikan dan dikembangkan lebih lanjut dengan Lampiran Lembar Kerja Murid (LKPD), Asesmen Sumatif, serta Rubrik Asesmen.

 

 

 

 

Mengetahui,

Kepala Sekolah

 

 

 

 

……………………………….

NIP. ………………………………

........................,.....................

                         Guru Mapel

 

 

 

 

……………………………..

NIP. ………………………………

 


DOKUMEN LAMPIRAN MODUL AJAR

Komponen

Keterangan

Mata Pelajaran

Informatika

Fase / Kelas

E / X (Sepuluh)

Bab / Unit / Topik

Bab 1 - Data, Informasi, dan Validasinya

Materi Pokok

Pencarian dengan Banyak Variabel, Koleksi Data, Ekosistem Periksa Fakta, Evaluasi Data dan Sumbernya.

A. ASESMEN LENGKAP

Asesmen Awal (Diagnostik)

Komponen

Deskripsi

Tujuan

Mengetahui kesiapan murid dalam memahami pencarian digital sebelum proses memuliakan murid dimulai.

Waktu Pelaksanaan

10 menit pada awal Pertemuan 1.

Teknik Asesmen

Lisan / Tanya Jawab Cepat.

Instrumen

Guru menampilkan logo mesin pencari dan sebuah berita bombastis.

 

Pertanyaan:

 

1. "Apa yang kalian ketik di kolom pencarian jika ingin mencari file PDF sejarah komputer?"

 

2. "Jika kalian mendapat berita heboh dari grup obrolan, apa yang pertama kali kalian lakukan?"

Indikator

Kemampuan murid menyebutkan logika pencarian awal dan kesadaran terhadap bahaya hoaks.

Pedoman Asesmen

Berdasarkan ketepatan dan kelancaran jawaban empiris murid.

Interpretasi Hasil

Paham Utuh : murid dapat menyebutkan kata kunci spesifik dan tidak langsung membagikan berita heboh.

 

Belum Paham : murid mengetik kalimat terlalu panjang/tidak relevan dan cenderung langsung percaya berita obrolan.

Tindak Lanjut

murid yang belum terbiasa akan diberikan pendampingan fasilitasi belajar lebih intens dalam merumuskan variabel ganda.

Asesmen Formatif

Komponen

Deskripsi

Tujuan

Memantau perkembangan murid dalam membedakan sumber data yang kredibel dan menggunakan ekosistem periksa fakta.

Waktu Pelaksanaan

Terintegrasi pada Pertemuan 3 dan 4.

Teknik Asesmen

Penilaian Lembar Kerja murid (LKPD) dan Observasi Praktik.

Instrumen

Rubrik analisis validitas 3 sumber artikel internet (Fakta vs Opini/Hoaks).

Indikator

murid mampu menggunakan tools fact-checker dan menganalisis 5 unsur evaluasi kredibilitas.

Pedoman Asesmen

Kesesuaian analisis murid dengan fakta sebenarnya dari artikel yang diuji (Skor objektif).

Tindak Lanjut

Jika kelompok gagal menemukan kebenaran, guru memandu ulang teknik penggunaan tools secara bertahap.

ASESMEN SUMATIF {AKHIR BAB}

I. Pilihan Ganda (20 Soal)

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

1.     Fitur mesin pencari yang digunakan untuk mencari frasa kata secara persis tanpa ada kata yang terpisah adalah...
A. OR
B. AND
C. Tanda kutip (" ")
D. Tanda bintang (*)
E. filetype:

2.     Untuk mencari dokumen berformat PDF yang membahas tentang Kecerdasan Buatan dari situs resmi pemerintah Indonesia, formula pencarian yang tepat adalah...
A. Kecerdasan Buatan bentuk pdf pemerintah
B. "Kecerdasan Buatan" filetype:pdf site:go.id
C. pdf AND Kecerdasan Buatan OR go.id
D. Kecerdasan OR Buatan .pdf
E. site:pdf Kecerdasan Buatan go.id

3.     Operator pencarian yang memastikan hasil penelusuran memuat salah satu dari beberapa kata kunci yang diberikan adalah...
A. AND
B. NOT
C. OR
D. Tanda Plus (+)
E. Tanda Minus (-)

4.     Proses mengumpulkan data secara otomatis dari sebuah website ke dalam bentuk spreadsheet disebut...
A. Web Scraping
B. Web Hosting
C. Phishing
D. Browsing
E. Hacking

5.     Kumpulan data yang disusun ke dalam baris dan kolom serta memiliki relasi variabel yang terdefinisi dengan jelas disebut data...
A. Kualitatif
B. Tidak terstruktur
C. Terstruktur
D. Abstrak
E. Tersirat

6.     Manakah dari ekstensi domain berikut yang umumnya dipercaya memiliki kredibilitas tertinggi untuk informasi edukasi akademik?
A. .com
B. .biz
C. .edu atau .ac.id
D. .net
E. .co.id

7.     Informasi palsu yang sengaja dibuat untuk menipu atau menyebarkan kepanikan seolah-olah menjadi kebenaran disebut...
A. Fakta
B. Hoaks
C. Opini
D. Asumsi
E. Argumentasi

8.     Lembaga atau ekosistem fact-checker di Indonesia yang berkolaborasi untuk membongkar hoaks di masyarakat adalah...
A. CekFakta.com
B. Google.com
C. Wikipedia.org
D. YouTube.com
E. Yahoo.com

9.     Tindakan kritis pertama yang harus dilakukan ketika menerima pesan broadcast yang meragukan adalah...
A. Langsung membagikannya ke grup lain
B. Memeriksa siapa penulis, asal sumber, dan validitasnya
C. Menghapus pesan tersebut tanpa dibaca
D. Mengubah isi pesan
E. Menyimpan ke dalam galeri perangkat

10. Metode menelusuri keaslian sebuah gambar di internet untuk mengetahui konteks awal perilisannya adalah teknik...
A. Web Scraping
B. Reverse Image Search
C. Advanced Search
D. Boolean Logic
E. Data Mining

11. Mengapa keberadaan metadata (seperti waktu dan koordinat lokasi) pada file foto digital sangat penting?
A. Agar foto memiliki resolusi lebih tajam
B. Untuk mengungkap konteks asli kapan dan di mana foto tersebut diambil
C. Untuk memperkecil ukuran file pengiriman
D. Agar foto bisa dicetak dengan mesin
E. Untuk menghapus hak cipta

12. Data yang berhasil dikumpulkan secara otomatis dari formulir online biasanya dikoleksi dalam format terstruktur...
A. .docx
B. .pptx
C. .csv atau .xlsx
D. .mp3
E. .jpg

13. Pelanggaran aspek privasi data yang sering tanpa sadar dilakukan pengguna saat berselancar di internet adalah...
A. Mengaktifkan two-factor authentication
B. Mempublikasikan password atau identitas KTP di media sosial
C. Menggunakan mode incognito
D. Membersihkan riwayat pencarian (history)
E. Tidak mengklik tautan iklan mencurigakan

14. Berita di portal digital yang sengaja disajikan dengan judul yang provokatif dan tidak sesuai dengan isi artikel untuk memancing klik disebut...
A. Jurnalistik
B. Headline news
C. Clickbait
D. Editorial
E. Advertorial

15. Ketika mengevaluasi kualitas informasi, prinsip 5W+1H digunakan dengan tujuan...
A. Menulis sintaks kode program
B. Menganalisis detail fakta suatu peristiwa secara komprehensif
C. Mencari gambar yang sama persis
D. Menyembunyikan identitas pembaca
E. Mengurangi ukuran halaman web

16. Saat kita menelusuri internet menggunakan formula site:kemdikbud.go.id "informatika", maka mesin pencari hanya akan menampilkan...
A. Semua situs web yang memuat kata informatika
B. Hanya halaman dari domain kemdikbud.go.id yang mengandung kata persis "informatika"
C. Semua ekstensi .go.id di Indonesia
D. Situs yang tidak memuat kurikulum
E. Berita teknologi secara umum

17. Apa fungsi utama dari memodelkan data bervariabel ganda?
A. Mempersulit analisis pembaca
B. Mengorganisasi data agar mudah dipahami relasi antar variabelnya
C. Mengubah objektivitas data asli
D. Menyembunyikan identitas responden
E. Menghapus data cadangan

18. Di bawah ini yang bukan merupakan tahapan logis dalam siklus pengolahan data adalah...
A. Pengumpulan data
B. Manipulasi fakta untuk menipu
C. Visualisasi data
D. Analisis data
E. Interpretasi informasi

19. Tindakan membagikan informasi keliru di mana sang penyebar sendiri tidak menyadari bahwa informasi tersebut keliru (tidak ada niat memanipulasi) disebut...
A. Disinformasi
B. Malinformasi
C. Misinformasi
D. Manipulasi siber
E. Cyberbullying

20. Payung hukum di Indonesia yang mengatur aspek privasi, informasi, transaksi elektronik, dan sanksi penyebaran hoaks adalah...
A. UU Perlindungan Anak
B. UU ITE
C. UU Lalu Lintas
D. UU Ketenagakerjaan
E. UU Hak Cipta

II. Uraian (5 Soal)

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat, jelas, dan analitis!

1.     Jelaskan secara rinci perbedaan logika antara pencarian dasar dengan pencarian spesifik (menggunakan operator Boolean) di mesin pencari!

2.     Mengapa proses koleksi data secara terotomatisasi (misal web scraping atau form digital) dinilai jauh lebih efektif untuk pemodelan data bervariabel ganda dibandingkan metode manual? Berikan alasannya!

3.     Sebutkan minimal 3 kriteria mutlak yang harus dipenuhi agar sebuah website atau portal berita digital dapat dinilai kredibel dan terpercaya!

4.     Deskripsikan langkah-langkah sistematis yang akan kamu lakukan untuk memvalidasi sebuah gambar sensasional di grup media sosial guna membuktikan apakah gambar tersebut adalah fakta terbaru atau hoaks!

5.     Apa korelasi langsung antara kedisiplinan melindungi privasi data pribadi di ruang digital dengan upaya pencegahan kejahatan siber (cybercrime)?

B. LEMBAR KERJA MURID (LKPD)

Identitas LKPD

Keterangan

Topik

Praktik Ekosistem Periksa Fakta

Tujuan

murid dapat menganalisis dan membuktikan kebenaran sebuah informasi yang tersebar di internet.

Instruksi

1. Akses tautan portal berita yang dibagikan oleh guru ke grup kelas.

 

2. Temukan unsur informasi 5W+1H dari artikel tersebut.

 

3. Gunakan tools periksa fakta (CekFakta.com atau Google Reverse Image).

 

4. Tuliskan kesimpulan dan lampirkan bukti sanggahan.

Kolom Pengerjaan

Judul Artikel Isu : .................................

 

Penulis / Domain : .................................

 

Analisis 5W+1H : .................................

 

Bukti Tautan Fact-Checker : .................................

 

Kesimpulan Validitas : .................................

C. RUBRIK ASESMEN

Rubrik Asesmen Praktik / Proyek Verifikasi Fakta

Aspek yang Dinilai

Sangat Baik (4)

Baik (3)

Cukup (2)

Perlu Bimbingan (1)

Keterampilan Pencarian Data

Mampu menggunakan kombinasi >2 operator pencarian dengan sangat presisi.

Mampu menggunakan 1-2 operator pencarian dengan tepat sasaran.

Mampu melakukan pencarian namun masih terlalu umum.

Belum mampu melakukan pencarian menggunakan operator khusus.

Validasi & Periksa Fakta

Membuktikan validitas isu didukung >2 sumber fact-checker kredibel secara komprehensif.

Membuktikan validitas isu dengan 1 sumber yang kredibel.

Mencoba mengevaluasi fakta namun masih terjebak mencampuradukkan opini.

Langsung menelan informasi mentah tanpa verifikasi silang.

Koleksi & Pemodelan Data

Data dimodelkan dalam instrumen tabel/spreadsheet yang sangat terstruktur, jelas, dan variabelnya padu.

Data dimodelkan dengan rapi, namun terdapat sedikit kekeliruan peletakan variabel.

Data berhasil dikumpulkan namun belum tertata menjadi format yang terstruktur.

Sama sekali belum mampu mengoleksi dan memodelkan data.

D. MATERI AJAR

Ringkasan Materi Bab 1: Data, Informasi, dan Validasinya

1.     Pencarian dengan Banyak Variabel: Pemanfaatan operator logika (Boolean: AND, OR, NOT), serta karakter khusus (kutip ganda, filetype, site) untuk mengekstraksi jutaan hasil di mesin pencari agar secara presisi relevan dengan target informasi.

2.     Koleksi Data: Proses agregasi data dari berbagai sumber. Dalam literasi digital, pengumpulan data dilakukan secara otomatis (web scraping atau online forms) untuk memodelkan data ke format terstruktur berwujud baris dan kolom.

3.     Ekosistem Periksa Fakta: Sebuah kolaborasi antarlembaga, jurnalis, dan perangkat teknologi (Reverse Image Search, TurnBackHoax, CekFakta) yang bekerja secara berkesinambungan memvalidasi informasi di internet guna menangkal penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi.

4.     Evaluasi Sumber: Tahapan analitis dan kritis terhadap sumber informasi dengan membedah otoritas domain, objektivitas penulis, tanggal perilisan, dan mengonfrontasikannya dengan prinsip pemberitaan 5W+1H.

5.     Privasi dan Keamanan: Etika serta kewaspadaan melindungi identitas dan jejak digital (digital footprint) dari potensi penyalahgunaan pihak tak bertanggung jawab di dunia maya.

E. GLOSARIUM

Istilah

Definisi

Algoritma Pencarian

Serangkaian aturan logis atau instruksi yang digunakan oleh mesin penelusur untuk menentukan peringkat dan relevansi data.

Clickbait

Judul sebuah konten digital yang dibuat sangat provokatif, memanipulasi rasa penasaran untuk memancing klik dari pengguna.

Ekosistem Fact-Checker

Jejaring kolaboratif antara sistem teknologi dan para ahli yang bertugas memverifikasi kebenaran fakta suatu klaim atau berita di dunia maya.

Hoaks

Berita palsu, fabrikasi kebohongan, atau informasi yang direkayasa sedemikian rupa seolah-olah menjadi suatu kebenaran mutlak.

Privasi Data

Hak asasi individu untuk menentukan sejauh mana data dan informasi pribadi mereka boleh dikumpulkan, digunakan, atau dibagikan di ranah publik.

Reverse Image Search

Teknik penelusuran di internet menggunakan masukan (input) berupa file gambar untuk melacak sumber asli, metadata, atau gambar serupa.

Web Scraping

Metode pengekstraksian data berskala besar secara terotomatisasi dari suatu website untuk dikonversi menjadi format basis data terstruktur.

F. DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Buku Siswa Informatika SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi). Jakarta: Kemendikbudristek.

Keputusan Kepala BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 Tentang Capaian Pembelajaran.

 

 

 

Posting Komentar untuk "Modul Ajar I CP 046 Mata Pelajaran INFORMATIKA kelas 10 SMA/SMK/MA TA 2026-2027"