Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Modul Ajar IV CP 046 Mata Pelajaran INFORMATIKA kelas 10 SMA/SMK/MA TA 2026-2027

 

MODUL AJAR

(Nama Mapel)

 

 

Disusun Oleh:

……………………..

FASE .. / KELAS ..

 

 

( Nama Sekolah )

TAHUN AJARAN ……. - ……


 

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

INFORMATIKA

KELAS 10 FASE E

 

IDENTITAS

Komponen

Keterangan

Penyusun

..........................................

Instansi

SMA/SMK/MA ....................................

Tahun Penyusunan

2026/2027

Jenjang Sekolah

SMA/SMK/MA

Mata Pelajaran

Informatika

Fase / Kelas / Semester

E / X (Sepuluh) / II (Genap)

Bab

Bab 4 - Keamanan dan Manajemen Informasi

Materi Pokok

Pendahuluan Jaringan, Jaringan Komputer dan Internet, Proteksi Data di Internet, dan Meningkatkan Keamanan Informasi.

Alokasi Waktu

8 Pertemuan (6 x 3 JP & 2 x 2 JP = 22 JP)

IDENTIFIKASI

Komponen

Deskripsi

Kesiapan murid

Sudah memahami : murid secara umum telah mampu menghubungkan perangkat ke jaringan Wi-Fi, menggunakan aplikasi perpesanan online, dan melakukan pencarian dasar di internet.

 

Belum memahami : murid belum memahami bagaimana data sebenarnya dikirim melalui jaringan (konsep IP, routing, topologi), belum mengenali jenis-jenis ancaman siber (malware, phishing), serta belum mengetahui cara menerapkan enkripsi dan proteksi data tingkat lanjut untuk keamanan informasi pribadi.

Karakteristik Materi Pelajaran

Materi Bab 4 berfokus pada pemahaman infrastruktur jaringan dan keamanan siber (cyber security). Pengalaman mengajar ini menuntut pemikiran analitis, kewaspadaan tinggi, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kerahasiaan data di era keterhubungan global.

Dimensi Profil Lulusan

DPL 1 Keimanan & Ketakwaan (Menjaga amanah dalam mengelola privasi dan data pribadi diri sendiri maupun orang lain)

 

DPL 2 Kewargaan (Bertanggung jawab dalam interaksi jaringan dan tidak melakukan peretasan ilegal)

 

DPL 3 Penalaran Kritis (Menganalisis potensi ancaman siber dan celah keamanan)

 

DPL 4 Kreativitas

 

DPL 5 Kolaborasi (Bekerja sama menyimulasikan konektivitas jaringan komputer)

 

DPL 6 Kemandirian (Secara mandiri mengelola password dan menerapkan Two-Factor Authentication)

 

DPL 7 Kesehatan

 

DPL 8 Komunikasi

DESAIN PEMBELAJARAN

Komponen

Keterangan

Capaian Pembelajaran (CP)

Literasi Digital: Memanfaatkan berbagai aplikasi secara bersamaan dan optimal untuk berkomunikasi dan mencari sumber data; memahami konsep jaringan komputer dan keamanan siber.

 

Analisis Data: Memahami dan menerapkan aspek privasi dan keamanan data dalam mengelola informasi.

Lintas Disiplin Ilmu

Pendidikan Pancasila (Hak privasi warga negara dan etika keamanan nasional) dan Fisika (Medium transmisi data seperti gelombang radio dan serat optik).

Tujuan Pembelajaran (TP)

4.1 murid mampu memahami konsep dasar jaringan komputer dan hubungannya dengan internet.

 

4.2 murid mampu menerapkan keamanan siber, privasi perlindungan data di internet, serta strategi meningkatkan keamanan informasi.

Topik Pembelajaran

1. Konsep Jaringan Lokal (LAN) dan Topologi Jaringan.

 

2. Jaringan Area Luas (WAN) dan Internet (IP Address & Routing).

 

3. Proteksi Data dan Ancaman Siber (Malware, Phishing, Ransomware).

 

4. Kriptografi dan Enkripsi Dasar.

 

5. Meningkatkan Keamanan Informasi (Password Management & 2FA).

 

6. Proyek Audit Keamanan Digital.

Praktik Pedagogis

Model Pembelajaran: Discovery Learning, Inquiry Learning, Problem Based Learning (PBL), dan Project Based Learning (PjBL).

 

Pendekatan: Deep Learning (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan).

 

Metode Pembelajaran: Simulasi jaringan (Packet Tracer/Unplugged), bedah kasus kebocoran data, dan unjuk kerja audit keamanan.

Kemitraan Pembelajaran

Budaya sekolah aman dan nyaman: Laboratorium Komputer dan Ruang Server Sekolah (sebagai objek observasi).

 

Kemitraan Profesional: Teknisi IT / Network Administrator sekolah.

 

Mitra Digital: Simulator Jaringan (Cisco Packet Tracer), Situs Edukasi Keamanan Siber.

 

Partisipasi semesta pendidikan bermutu (PSPB): Orang tua bekerja sama memantau keamanan akun media sosial anak dan keamanan jaringan Wi-Fi di rumah.

Lingkungan Pembelajaran

Ruang Fisik: Laboratorium Komputer yang terkoneksi internet lokal.

 

Ruang Virtual: Platform LMS untuk berbagi modul cyber security.

 

Budaya Belajar: Waspada, teliti, bertanggung jawab atas akses data, dan menjunjung tinggi privasi.

Pemanfaatan Digital

Proyektor/LCD: Menayangkan topologi jaringan dan video simulasi peretasan etis (ethical hacking).

 

Aplikasi: Web Browser (untuk observasi sertifikat SSL/HTTPS), aplikasi enkripsi teks sederhana.

 

PENGALAMAN BELAJAR

Pertemuan Ke-1

Model Pembelajaran: Discovery Learning

Metode: Observasi, Diskusi Interaktif

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 4.1 (Fokus: Pendahuluan dan Jaringan Komputer Lokal / LAN)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa, presensi, dan pengecekan budaya sekolah aman dan nyaman.

 

2. Menggembirakan: Guru mengirimkan satu file foto ke semua komputer murid tanpa flashdisk, lalu bertanya "Bagaimana foto ini bisa pindah secara serentak?"

 

3. Berkesadaran: Mengajak murid menyadari bahwa perangkat yang saling terhubung dapat berbagi sumber daya secara efisien.

 

4. Bermakna: Pemahaman infrastruktur dasar LAN sangat berguna untuk kehidupan kerja modern.

 

5. Penyampaian tujuan (Konsep Jaringan Komputer Lokal).

INTI

100 MENIT

Memahami

 

1. Sintaks 1: Stimulus: Guru membawa kabel UTP, konektor RJ-45, dan Switch/Router untuk diperlihatkan kepada murid.

 

2. Sintaks 2: Identifikasi Masalah: Bagaimana komputer-komputer ini diatur posisinya agar tidak bertabrakan saat mengirim data? (Pengenalan Topologi).

 

Mengaplikasikan

 

3. Sintaks 3: Pengumpulan Data: murid dibagi dalam kelompok untuk menelusuri jenis-jenis topologi jaringan (Star, Bus, Ring) menggunakan gawai mereka. (Dimensi: Kolaborasi)

 

4. Sintaks 4: Pengolahan Data: murid menggambarkan sketsa topologi Star yang diterapkan di Laboratorium Komputer sekolah.

 

Merefleksi

 

5. Sintaks 5: Menarik Kesimpulan: Guru melakukan fasilitasi belajar dengan membimbing murid menyimpulkan kelebihan topologi Star (jika satu kabel putus, yang lain tidak mati).

PENUTUP

20 MENIT

1. Refleksi tentang pentingnya perangkat jaringan.

 

2. Penyampaian materi selanjutnya (Internet dan IP Address).

 

3. Doa penutup.

Pertemuan Ke-2

Model Pembelajaran: Inquiry Learning

Metode: Simulasi Routing (Unplugged)

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 4.1 (Fokus: Jaringan Internet dan IP Address)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan presensi untuk memelihara budaya sekolah aman dan nyaman.

 

2. Menggembirakan: Guru memanggil nama satu murid, lalu bertanya: "Bagaimana Pak Pos tahu surat ini harus dikirim ke rumahmu?" (Analogi Alamat IP).

 

3. Bermakna: Memahami bahwa internet adalah jaringan dari jaringan-jaringan (WAN) yang membutuhkan sistem alamat unik.

INTI

100 MENIT

Memahami

 

1. Sintaks 1: Orientasi: Guru menjelaskan konsep IP Address (IPv4) dan Domain Name System (DNS). Bahwa "google.com" sebenarnya adalah deretan angka.

 

Mengaplikasikan

 

2. Sintaks 2 & 3: Merumuskan Masalah & Hipotesis: murid melakukan ping ke suatu website melalui Command Prompt (CMD) untuk melihat IP Address asli web tersebut.

 

3. Sintaks 4: Pengumpulan Data: Bermain peran (Roleplay). murid menjadi "Router", "Data Packet", dan "Server". Mereka menyimulasikan bagaimana paket data dipecah, dikirim melalui rute berbeda, dan disatukan kembali di tujuan. (Dimensi: Kolaborasi, Penalaran Kritis)

 

Merefleksi

 

4. Sintaks 5: Menguji Kesimpulan: murid menyimpulkan proses perjalanan data di internet dan fungsi DNS sebagai "buku telepon" internet.

PENUTUP

20 MENIT

1. Refleksi perkembangan murid mengenai luasnya jaringan internet.

 

2. Doa penutup.

Pertemuan Ke-3

Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)

Metode: Diskusi Kasus

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 4.2 (Fokus: Proteksi Data dan Ancaman Siber)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan presensi.

 

2. Menggembirakan: Menayangkan simulasi layar komputer yang terkunci oleh Ransomware (hanya visual simulasi).

 

3. Berkesadaran: Membangun kewaspadaan bahwa ancaman internet sangat nyata dan bisa merugikan finansial/data. (Dimensi: Keimanan & Ketakwaan dalam menjaga amanah data)

INTI

100 MENIT

Memahami

 

1. Sintaks 1: Orientasi masalah: Guru menyajikan kasus kebocoran data nasabah bank akibat Phishing dan serangan Malware.

 

Mengaplikasikan

 

2. Sintaks 2 & 3: Penyelidikan: Kelompok membedah berbagai jenis ancaman: Virus, Trojan, Phishing, dan Ransomware. Mereka mengidentifikasi bagaimana cara kerja hacker memanipulasi korban (Social Engineering). (Dimensi: Penalaran Kritis)

 

Merefleksi

 

3. Sintaks 4 & 5: Menyajikan & Evaluasi: Kelompok mempresentasikan langkah-langkah proteksi dasar (menggunakan Antivirus, tidak mengklik link sembarangan). Guru menguatkan pemahaman etika siber.

PENUTUP

20 MENIT

1. Menyimpulkan bahaya ancaman siber.

 

2. Menugaskan partisipasi semesta pendidikan bermutu (PSPB): Mengecek email orang tua apakah pernah menerima pesan Phishing (spam undian palsu).

Pertemuan Ke-4

Model Pembelajaran: Discovery Learning

Metode: Praktik Enkripsi Sederhana

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 4.2 (Fokus: Kriptografi dan Enkripsi)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan presensi.

 

2. Menggembirakan: Guru memberikan secarik kertas berisi teks acak "VDBC DFX". murid diminta memecahkan kodenya.

 

3. Bermakna: Pesan rahasia (enkripsi) adalah pertahanan terakhir jika data disadap di tengah jalan.

INTI

100 MENIT

Memahami

 

1. Sintaks 1: Stimulus: Memperkenalkan sejarah kriptografi dasar (sandi Caesar Cipher). Menjelaskan konsep Plaintext, Ciphertext, dan Key (Kunci).

 

Mengaplikasikan

 

2. Sintaks 2 & 3: Pengumpulan Data: murid secara berpasangan mempraktikkan proses Encryption dan Decryption pesan menggunakan pergeseran abjad (Caesar Cipher). (Dimensi: Kemandirian)

 

3. Sintaks 4: Pengolahan Data: Guru menjelaskan bahwa di internet modern, konsep ini berkembang menjadi SSL/HTTPS (gembok hijau di browser). murid mengobservasi perbedaan website HTTP dan HTTPS.

 

Merefleksi

 

4. Sintaks 5: Kesimpulan: Menyimpulkan pantangan memasukkan password atau data login pada situs yang masih HTTP (tanpa enkripsi).

PENUTUP

20 MENIT

1. Evaluasi singkat proses enkripsi.

 

2. Doa penutup.

Pertemuan Ke-5

Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)

Metode: Praktik Pengamanan Akun

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 4.2 (Fokus: Meningkatkan Keamanan Informasi & Manajemen Password)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan presensi.

 

2. Menggembirakan: Mengecek waktu yang dibutuhkan hacker untuk membobol password "123456" menggunakan situs password checker (hasilnya: instan/0 detik).

 

3. Berkesadaran: Menggugah kesadaran bahwa password lemah adalah celah utama peretasan akun.

INTI

100 MENIT

Memahami

 

1. Sintaks 1: Orientasi masalah: Guru memberikan kasus akun media sosial selebriti yang diretas karena menggunakan nama hewan peliharaan sebagai password.

 

Mengaplikasikan

 

2. Sintaks 2 & 3: Penyelidikan: murid belajar meracik Passphrase (kalimat sandi yang panjang, unik, berisi angka dan simbol). murid mempraktikkan pengaktifan Two-Factor Authentication (2FA) di akun email/media sosial masing-masing. (Dimensi: Kemandirian, Kewargaan)

 

Merefleksi

 

3. Sintaks 4 & 5: Evaluasi: Guru melakukan fasilitasi belajar dengan memberikan studi kasus bagaimana OTP (One Time Password) melindungi akun meskipun password utama telah bocor.

PENUTUP

20 MENIT

1. Komitmen bersama menggunakan 2FA.

 

2. Penjelasan proyek akhir bab untuk pertemuan selanjutnya.

Pertemuan Ke-6

Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL)

Metode: Proyek Audit Keamanan (Tahap 1)

Alokasi Waktu: 3 JP (135 Menit)

TP: 4.1 & 4.2 (Fokus: Desain Proyek Audit Keamanan Personal)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

15 MENIT

1. Doa dan pemeliharaan budaya sekolah aman dan nyaman.

 

2. Bermakna: Mengaplikasikan ilmu jaringan dan keamanan untuk melindungi aset digital pribadi dan sekolah.

INTI

100 MENIT

Memahami & Mengaplikasikan

 

1. Sintaks 1: Pertanyaan Mendasar: Bagaimana tingkat keamanan digital diri kita sendiri saat ini?

 

2. Sintaks 2: Mendesain Rencana Proyek: murid merancang "Buku Saku Audit Keamanan Personal". Kontennya meliputi ceklist: kekuatan sandi, status HTTPS, update OS, dan setting privasi.

 

3. Sintaks 3: Menyusun Jadwal: murid mulai melakukan checklist audit terhadap perangkat laptop/gawai mereka sendiri. (Dimensi: Kolaborasi, Kemandirian)

 

Merefleksi

 

4. Guru memantau rancangan audit dan memastikan murid tidak melakukan tindakan peretasan (hacking) ilegal.

PENUTUP

20 MENIT

1. Menyimpan progres kerja.

 

2. Doa penutup.

Pertemuan Ke-7

Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL)

Metode: Presentasi Laporan Proyek (Tahap 2)

Alokasi Waktu: 2 JP (90 Menit)

TP: 4.1 & 4.2 (Fokus: Presentasi Proyek Keamanan)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

10 MENIT

1. Doa dan pengondisian kelas.

 

2. Berkesadaran: Memuliakan murid dengan memberi ruang apresiasi atas hasil investigasi keamanan digital mereka.

INTI

65 MENIT

Mengaplikasikan & Merefleksi

 

1. Sintaks 4: Memonitor murid: murid merapikan laporan hasil audit keamanannya.

 

2. Sintaks 5: Menguji Hasil: Kelompok mempresentasikan temuan (misal: "Kami menemukan 3 aplikasi outdated di smartphone yang rawan celah keamanan").

 

3. Sintaks 6: Evaluasi Pengalaman: Guru memberikan feedback atas solusi mitigasi yang ditawarkan murid. (Dimensi: Penalaran Kritis)

PENUTUP

15 MENIT

1. Apresiasi hasil kerja proyek keamanan.

 

2. Persiapan asesmen sumatif di pertemuan terakhir.

Pertemuan Ke-8

Model Pembelajaran: Asesmen Sumatif

Metode: Tes Tertulis Terstruktur

Alokasi Waktu: 2 JP (90 Menit)

TP: 4.1 & 4.2 (Evaluasi Keseluruhan Bab 4)

Tahapan

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru / Proses memuliakan murid

AWAL

10 MENIT

1. Doa dan penyegaran psikologis.

 

2. Berkesadaran: Menyampaikan bahwa asesmen ini adalah alat untuk memetakan perkembangan murid, bukan sebagai instrumen tekanan.

INTI

65 MENIT

Memahami & Mengaplikasikan

 

1. murid mengerjakan instrumen Asesmen Sumatif secara mandiri. (Dimensi: Kemandirian)

 

Merefleksi

 

2. Guru mengawasi jalannya asesmen dengan ramah. Jika ada ketidakjujuran, ditegur secara humanis tanpa disiplin positif yang mempermalukan murid.

PENUTUP

15 MENIT

1. Pengumpulan instrumen.

 

2. Refleksi penutup seluruh rangkaian kurikulum sebagai pengalaman hidup pada Bab 4.

 

3. Doa penutup.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Komponen

Deskripsi

Asesmen Awal

Dilakukan di pertemuan 1 melalui tanya jawab tentang apakah murid mengetahui perbedaan antara kabel jaringan dan Wi-Fi, serta menanyakan siapa yang pernah akunnya diretas.

Asesmen Formatif

Observasi keterampilan teknis saat murid menyimulasikan algoritma routing (Pertemuan 2), praktik dekripsi Caesar Cipher (Pertemuan 4), dan LKPD Audit Keamanan (Pertemuan 6-7).

Asesmen Sumatif

Dilaksanakan pada pertemuan ke-8 berupa tes tertulis (20 Pilihan Ganda dan 5 Uraian) untuk mengukur pemahaman topologi, routing, enkripsi, dan literasi proteksi siber.

Remedial

Diperuntukkan bagi murid yang nilainya belum mencapai ketuntasan.

 

Tindakan: Guru mengulang fasilitasi belajar secara personal mengenai membedakan HTTP dan HTTPS, atau memberikan tugas ringan mengenali ciri-ciri tautan Phishing. Tidak ada sanksi yang membebani.

Pengayaan

Diperuntukkan bagi murid yang melampaui capaian.

 

Tindakan: murid diberi tantangan untuk menyimulasikan topologi jaringan menggunakan software Cisco Packet Tracer atau meneliti jenis enkripsi End-to-End pada aplikasi perpesanan.

PENUTUP

Demikian Perencanaan Pembelajaran Mendalam mata pelajaran Informatika Fase E (Kelas X) Bab 4 ini disusun. Kurikulum sebagai pengalaman hidup pada bab ini tidak sekadar mengajarkan susunan kabel jaringan, melainkan bertujuan membentuk tameng kesadaran (kewaspadaan digital) di benak setiap murid. Di tengah laju ancaman kejahatan siber yang makin masif, integrasi kecakapan teknis mengamankan perangkat dengan ketangguhan etika kewargaan menjadi esensi pemenuhan Dimensi Profil Lulusan. Dokumen ini dapat dikembangkan lebih lanjut melalui instrumen Lampiran Modul Ajar (Asesmen Sumatif, LKPD, dan Rubrik Praktik).

 

 

 

 

Mengetahui,

Kepala Sekolah

 

 

 

 

……………………………….

NIP. ………………………………

........................,.....................

                         Guru Mapel

 

 

 

 

……………………………..

NIP. ………………………………

 


DOKUMEN LAMPIRAN MODUL AJAR

Komponen

Keterangan

Mata Pelajaran

Informatika

Fase / Kelas

E / X (Sepuluh)

Bab / Unit / Topik

Bab 4 - Keamanan dan Manajemen Informasi

Materi Pokok

Pendahuluan, Jaringan Komputer dan Internet, Proteksi Data di Internet, Meningkatkan Keamanan Informasi.

A. ASESMEN LENGKAP

Asesmen Awal (Diagnostik)

Komponen

Deskripsi

Tujuan

Mengetahui tingkat wawasan infrastruktur jaringan dan kesadaran ancaman siber sebelum proses memuliakan murid dimulai.

Waktu Pelaksanaan

10 menit pada awal Pertemuan 1.

Teknik Asesmen

Lisan / Diskusi Cepat.

Instrumen

Guru memberikan pertanyaan verbal:

 

1. "Ketika kalian mengirim pesan WhatsApp, lewat mana sebenarnya pesan itu berjalan sampai ke HP temanmu?"

 

2. "Apakah kalian menggunakan password yang sama untuk semua akun medsos dan game kalian?"

Indikator

Kemampuan murid membayangkan konsep routing jaringan dan membedakan kebiasaan keamanan yang baik vs buruk.

Pedoman Asesmen

Observasi pemahaman dan kebiasaan digital murid.

Interpretasi Hasil

Paham Utuh : murid mengerti pesan dikirim via server/internet dan menggunakan password berbeda-beda.

 

Belum Paham : murid mengira pesan berpindah secara gaib/langsung (tanpa medium) dan memakai sandi "123456" untuk semua akun.

Tindak Lanjut

murid yang memiliki password lemah akan segera difokuskan untuk mempraktikkan keamanan 2FA pada fasilitasi belajar pertemuan ke-5.

Asesmen Formatif

Komponen

Deskripsi

Tujuan

Memantau perkembangan murid dalam mengenali teknik proteksi data dan menyandikan informasi.

Waktu Pelaksanaan

Terintegrasi selama pertemuan praktik (Pertemuan 4 dan 6).

Teknik Asesmen

Penilaian Hasil Kerja LKPD.

Instrumen

Lembar Kerja Murid (LKPD) Kriptografi Dasar & Checklist Audit Keamanan.

Indikator

murid mampu mendekripsi sebuah ciphertext menjadi teks yang dapat dibaca dan merumuskan passphrase yang kuat.

Pedoman Asesmen

Akurasi hasil pemecahan sandi dan terpenuhinya skor indikator kata sandi kuat (kombinasi huruf, angka, simbol).

Tindak Lanjut

Jika murid salah memecahkan sandi pergeseran abjad, guru mencontohkan kembali menggunakan roda sandi kertas.

ASESMEN SUMATIF {AKHIR BAB}

I. Pilihan Ganda (20 Soal)

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

1.     Kumpulan dari beberapa komputer yang saling terhubung satu sama lain menggunakan media transmisi tertentu untuk berbagi data disebut...
A. Jaringan Komputer
B. Perangkat Lunak
C. Sistem Operasi
D. Topologi
E. Komputasi Awan

2.     Jaringan komputer yang ruang lingkup cakupannya sangat kecil, biasanya hanya sebatas satu ruangan kelas atau laboratorium sekolah adalah jaringan jenis...
A. WAN (Wide Area Network)
B. MAN (Metropolitan Area Network)
C. LAN (Local Area Network)
D. PAN (Personal Area Network)
E. Internet

3.     Skema desain fisik atau tata letak kabel yang menghubungkan antar-komputer dalam suatu jaringan disebut dengan...
A. Protokol
B. Topologi Jaringan
C. IP Address
D. Domain
E. Bandwidth

4.     Topologi jaringan di mana semua komputer dihubungkan ke satu titik pusat (seperti Switch atau Hub) yang membentuk seperti bintang dinamakan topologi...
A. Ring
B. Bus
C. Mesh
D. Tree
E. Star

5.     Setiap komputer atau perangkat yang terhubung ke internet pasti membutuhkan deretan angka unik sebagai alamat identitas penerima dan pengirim data. Alamat tersebut adalah...
A. MAC Address
B. IP Address
C. Email Address
D. Domain Name
E. HTTP

6.     Sistem yang menerjemahkan nama website (seperti www.google.com) yang mudah diingat manusia menjadi alamat IP berupa angka yang dipahami mesin komputer disebut...
A. DNS (Domain Name System)
B. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
C. FTP (File Transfer Protocol)
D. TCP/IP
E. ISP (Internet Service Provider)

7.     Proses pengiriman data di internet dilakukan dengan memecah data besar menjadi potongan-potongan kecil. Potongan-potongan tersebut dinamakan...
A. Bit
B. Byte
C. Packet
D. Frame
E. Segmen

8.     Perangkat keras jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan yang berbeda segmen dan menentukan jalur (route) tercepat bagi paket data adalah...
A. Switch
B. Hub
C. Router
D. Repeater
E. Modem

9.     Jenis kejahatan siber (cyber crime) di mana pelaku menipu korban dengan cara membuat website atau email palsu yang menyerupai institusi resmi untuk mencuri password atau data kartu kredit disebut...
A. Deface
B. DDoS
C. Phishing
D. Carding
E. Cracking

10. Jenis Malware (perangkat lunak berbahaya) yang menyandera (mengenkripsi) file-file penting di komputer korban dan meminta sejumlah tebusan uang agar file tersebut bisa dibuka kembali adalah...
A. Trojan
B. Ransomware
C. Worm
D. Spyware
E. Adware

11. Teknik menyandikan atau mengacak pesan asli (Plaintext) menjadi teks rahasia yang tidak dapat dibaca (Ciphertext) untuk mengamankan data disebut...
A. Kriptografi / Enkripsi
B. Dekripsi
C. Hashing
D. Kompresi
E. Formatting

12. Metode enkripsi klasik tertua yang mengubah pesan dengan cara menggeser setiap huruf sesuai jumlah alfabet yang ditentukan (misalnya bergeser 3 huruf) dinamakan...
A. RSA
B. AES
C. SHA-256
D. Caesar Cipher
E. Vigenere Cipher

13. Saat mengakses website perbankan, pastikan alamat URL diawali dengan https:// dan terdapat simbol gembok tertutup. Huruf "S" pada HTTPS singkatan dari...
A. Secure
B. System
C. Server
D. Source
E. Standard

14. Salah satu cara efektif untuk meningkatkan keamanan akun online selain menggunakan password yang rumit adalah dengan mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah. Fitur ini dikenal dengan singkatan...
A. 2FA (Two-Factor Authentication)
B. HTTP (HyperText Transfer Protocol)
C. SSL (Secure Socket Layer)
D. VPN (Virtual Private Network)
E. OTP (Output Terminal Protocol)

15. Karakteristik utama dari kata sandi (passphrase) yang dikategorikan KUAT dan kebal terhadap serangan peretas adalah...
A. Terdiri dari nama lengkap dan tanggal lahir
B. Hanya menggunakan angka agar mudah dihafal
C. Menggunakan 1 kata kamus yang umum, misal "admin123"
D. Panjang minimal 12 karakter, merupakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol
E. Disimpan atau ditulis pada sticky note di monitor komputer

16. Software berbahaya yang menyamar sebagai aplikasi resmi atau game yang sah, namun setelah diinstal akan memberikan akses masuk bagi hacker ke komputer kita disebut...
A. Ransomware
B. Trojan Horse
C. Spam
D. Phishing
E. Firewall

17. Rekayasa sosial (Social Engineering) adalah teknik serangan yang saat ini paling berhasil membobol data. Apa yang menjadi target utama dari kelemahan teknik Social Engineering ini?
A. Kelemahan Software Antivirus
B. Kelemahan Enkripsi Server
C. Celah keamanan sistem operasi Windows
D. Psikologis dan kelengahan emosi manusia penggunanya
E. Kecepatan Bandwidth Jaringan

18. Sistem keamanan jaringan komputer yang bertugas menyaring, memblokir, atau mengizinkan paket data keluar-masuk sesuai dengan aturan (seperti tembok pertahanan) adalah...
A. Antivirus
B. Anti-Malware
C. Firewall
D. Switch Management
E. Access Point

19. Saat kamu menggunakan jaringan Wi-Fi Publik gratis di kafe, tindakan yang paling berisiko tinggi membocorkan privasi dan data finansialmu adalah...
A. Menonton video YouTube
B. Membuka portal berita online
C. Melakukan transaksi Mobile Banking tanpa VPN
D. Mencari materi tugas di Google
E. Membaca e-book

20. Kode sandi yang dikirimkan melalui SMS atau WhatsApp yang hanya berlaku untuk satu kali sesi login dan sangat rahasia disebut dengan...
A. PIN (Personal Identification Number)
B. OTP (One Time Password)
C. QR Code
D. Barcode
E. Captcha

II. Uraian (5 Soal)

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan analitis, logis, dan ringkas!

1.     Jelaskan apa perbedaan mendasar antara Local Area Network (LAN) dan Wide Area Network (WAN) dari segi cakupan area dan perangkat yang digunakan!

2.     Jika paket data dikirim dari sebuah komputer di Jakarta menuju server Facebook di Amerika, mengapa paket tersebut tidak langsung meluncur lurus, melainkan harus melewati proses Routing? Jelaskan!

3.     Deskripsikan 3 (tiga) ciri-ciri atau indikator utama yang membedakan bahwa sebuah tautan/pesan email tersebut adalah serangan Phishing!

4.     Praktikkan logika Dekripsi! Jika sebuah pesan disandikan dengan metode Caesar Cipher bergeser mundur 3 huruf (A menjadi X, B menjadi Y, dst), bacalah pesan rahasia berikut: K D O R ! Tuliskan hasil terjemahannya!

5.     Jelaskan mekanisme kerja Two-Factor Authentication (2FA) dan mengapa fitur ini membuat akun tetap aman meskipun password utama telah diketahui oleh hacker!

B. LEMBAR KERJA MURID (LKPD)

Identitas LKPD

Keterangan

Topik

Praktik Audit Keamanan Informasi Personal

Tujuan

murid dapat merumuskan password kuat dan mengidentifikasi celah keamanan perangkat.

Instruksi

Lakukan simulasi evaluasi keamanan gawai dan akun pribadimu! Jawab/isi parameter di bawah ini secara mandiri.

 

1. Berapa lama rata-rata usia password media sosialmu tanpa diganti? .......... bulan.

 

2. Susunlah sebuah Passphrase (Kalimat Sandi) baru tanpa nama/tanggal lahir (gunakan minimal 12 karakter kombinasi huruf besar/kecil/angka/simbol)! Tuliskan idenya (Bisa disamarkan 2 huruf terakhir): ........................................

 

3. Apakah fitur 2-Step Verification di email / WhatsApp-mu sudah aktif? (Sudah/Belum)

 

4. Sebutkan URL satu situs perbankan atau e-commerce, amati gembok hijaunya, apakah menggunakan HTTP atau HTTPS? ..............................

Kolom Pengesahan

(Diisi oleh Guru)

 

Validitas Passphrase Kuat: [ ]

 

Pemahaman 2FA: [ ]

 

Paraf Guru Pembimbing: ........................

C. RUBRIK ASESMEN

Rubrik Asesmen Praktik Keamanan Jaringan (Formatif)

Aspek yang Dinilai

Sangat Baik (4)

Baik (3)

Cukup (2)

Perlu Bimbingan (1)

Pemahaman Topologi & Routing

Mampu menjelaskan dan menggambar simulasi pergerakan data dari IP ke IP dengan sangat logis dan akurat.

Menggambar topologi dengan benar, namun masih sedikit bingung menjelaskan peran Router vs Switch.

Tahu bentuk jaringan, tapi gagal menjelaskan fungsi pengalamatan IP.

Belum memahami sama sekali konsep jaringan komunikasi data antar perangkat.

Praktik Kriptografi (Enkripsi)

Mampu melakukan enkripsi dan dekripsi Caesar Cipher dengan cepat, tanpa ada satu huruf pun yang salah.

Mampu memecahkan sandi, namun memakan waktu agak lama atau terdapat 1-2 huruf yang salah konversi.

Baru bisa menyandikan (enkripsi) tapi kebingungan saat harus memecahkan sandi (dekripsi).

Belum memahami konsep pergeseran abjad sama sekali.

Manajemen Keamanan (2FA & Password)

Mampu menyusun passphrase sangat tangguh dan berhasil mengaktifkan/menjelaskan fungsi 2FA dengan sempurna.

Membuat sandi yang cukup kuat dan mengetahui fungsi 2FA meskipun belum mahir menerapkannya secara teknis.

Membuat sandi standar, masih sering menggunakan unsur nama, belum tahu cara kerja OTP.

Abai terhadap keamanan, enggan mengganti sandi lama yang bocor ("123456").

D. MATERI AJAR

Ringkasan Materi Bab 4: Keamanan dan Manajemen Informasi

1.     Jaringan Komputer dan Internet: Komunikasi antar-perangkat dibentuk dalam topologi (Star, Bus). Agar tidak nyasar, setiap perangkat diberi IP Address. Jaringan kecil disebut LAN, dan gabungan seluruh jaringan global disebut WAN (Internet). Perangkat Router bertugas menentukan rute (routing) jalannya packet data.

2.     Ancaman Siber: Serangan kejahatan siber meliputi Malware (virus, Trojan), Ransomware (penyanderaan data untuk tebusan), dan Phishing (rekayasa sosial menipu korban melalui web/tautan palsu).

3.     Proteksi Data di Internet: Karena data berpindah melewati udara dan ribuan kabel, ia rawan disadap (Man-in-the-Middle). Solusinya adalah Kriptografi/Enkripsi, yaitu mengacak pesan asli menjadi Ciphertext. Protokol HTTPS adalah bentuk mutlak enkripsi pada situs web modern.

4.     Meningkatkan Keamanan Informasi: Manusia adalah celah keamanan terbesar (Social Engineering). Manajemen pertahanan mandiri dilakukan dengan menciptakan Passphrase yang panjang/unik, menjauhi Wi-Fi publik tanpa VPN, serta mewajibkan aktivasi Two-Factor Authentication (2FA/OTP) yang menjamin akses berlapis pada sistem informasi kritis.

E. GLOSARIUM

Istilah

Definisi

2FA (Two-Factor Auth)

Sistem keamanan berlapis yang mensyaratkan dua alat bukti verifikasi berbeda sebelum mengizinkan akses masuk akun.

Enkripsi

Proses matematis mengonversi atau mengacak informasi elektronik (plaintext) ke dalam bentuk teks rahasia (ciphertext).

HTTPS

Hypertext Transfer Protocol Secure; versi aman dari protokol HTTP yang menggunakan enkripsi (SSL/TLS) dalam mentransfer data.

IP Address

Deretan angka biner (atau desimal/heksadesimal) yang menjadi identitas unik setiap perangkat yang terhubung ke internet.

LAN

Local Area Network; jaringan komputer dengan jangkauan geografis terbatas (misal: satu gedung, rumah, atau warnet).

Phishing

Tindakan kejahatan memancing korban untuk memberikan data sensitif secara sukarela melalui manipulasi situs/email palsu.

Ransomware

Program jahat yang mengunci akses atau mengenkripsi file komputer korban, lalu meminta uang tebusan untuk pemulihannya.

Routing

Proses pencarian, pemilihan, dan penentuan jalur atau rute terbaik bagi paket data dari sumber hingga ke alamat IP tujuannya.

F. DAFTAR PUSTAKA Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Buku Siswa Informatika SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi). Jakarta: Kemendikbudristek.

Keputusan Kepala BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 Tentang Capaian Pembelajaran.

 

 

 

Posting Komentar untuk "Modul Ajar IV CP 046 Mata Pelajaran INFORMATIKA kelas 10 SMA/SMK/MA TA 2026-2027"